fbpx
click to enable zoom
Searching...
We didn't find any results
open map
View Roadmap Satellite Hybrid Terrain My Location Fullscreen Prev Next

Rp 0 to Rp 0

More Search Options
We found 0 results. View results
Advanced Search

Rp 0 to Rp 0

More Search Options
we found 0 results
Your search results

Syarat Pengajuan KPR Rumah Subsidi

Posted by Gita Adinda on April 13, 2019
| 0

Rumah merupakan kebutuhan primer manusia, yang memang pada dasarnya semua manusia harus memilikinya, supaya mereka memiliki tempat untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga.

Tapi dewasa ini harga rumah semakin menaik sehingga sulit sekali untuk masyarakat yang memiliki pendapatan pas pasan bisa membeli rumah dengan harga yang tinggi. Bahkan KPR pun masih dibilang sulit apabila untuk kebutuhan sehari hari pun masih pas pasan.

Sehingga pemerintah mengeluarkan sebuah program yang dapat membatu masyarakat utnuk memiliki rumah, yaitu program KPR rumah bersubsidi. Sehingga bisa dibilang cicilan KPR untuk rumah bersubsidi tidak sebesar cicilan KPr rumah seperti biasanya.

Tapi sebelumnya, untuk kalian yang belum tau apa itu rumah subsidi, mari kita bahas terlebih dahulu. Jadi apa yang dimaksud rumah bersubsidi? Rumah bersubsidi  merupakan rumah yang mendapat subsidi dari pemerintah berupa bebasnya pajak dan cicilan dengan bunga yang sangat rendah. Program ini ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sehingga masyarakat dari kalangan menengah ke bawah berkesempatan untuk memiliki rumah yang layak huni. Selain dikenakan bunga yang rendah, rumah bersubsidi juga memiliki suku bunga flathingga lunas.

Dan untuk pengajuan KPR Rumah Subsidi ada beberapa Syarat & Ketentuan yang harus diperhatikan

Syarat dan Ketentuan

Untuk bisa mengajukan permohonan mendapatkan rumah bersubsidi, tentu ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Beberapa syarat tersebut antara lain:

  1. Merupakan WNI dan berdomisili di Indonesia
  2. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun (atau sudah menikah)
  3. Telah bekerja atau punya usaha minimal selama 1 tahun
  4. Belum pernah mengajukan KPR dalam 1 Kartu Keluarga (suami istri), atau belum pernah menerima bantuan atau subsidi perumahan dari pemerintah
  5. Gaji pokok maksimal Rp 4 juta untuk setapak rumah, dan gaji pokok maksimal Rp 7 juta untuk rumah susun
  6. Memiliki NPWP atau SPP tahunan PPh sesuai ketentuan yang berlaku
  7. Memiliki rekam jejak yang baik dalam hal berurusan dengan bank.

Untuk poin rekam jejak bank, sebaiknya Anda selalu memiliki track record yang baik. Masalah seperti macetnya pelunasan kartu kredit, cicilan pinjaman uang sering terlambat dan hal buruk lainnya dapat mempersulit proses permohonan KPR rumah subsidi. Karena itu, jika ingin berurusan dengan pihak bank, usahakan selalu lancar agar ke depannya urusan lainnya akan menjadi lancar juga.

Dokumen yang Dibutuhkan

Beberapa dokumen yang harus disiapkan untuk mengajukan permohonan KPR bersubsidi yaitu:

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi akte nikah bila sudah menikah
  • Pas foto 3 x 4
  • Slip gaji asli sebulan terakhir
  • Surat keterangan aktif bekerja (dtandatangani dan stempel dari HRD perusahaan)
  • Fotokopi surat pengangkatan karyawan tetap
  • Surat keterangan belum memiliki rumah dari lurah
  • Buku tabungan rekening bank yang bersangkutan
  • SPT tahunan
  • Mengisi form FLPP dan aplikasi KPR
  • Membawa materai 15 lembar

Semua dokumen tersebut dikumpulkan agar bisa segera mengajukan permohonan KPR rumah subsidi ke bank yang menyalurkan program KPR subsidi. Lamanya proses hingga persetujuan biasanya akan memakan waktu hingga 10 hari kerja.

Semoga artikel ini dapat membantu anda semua yang belum paham mengenai apa itu rumah bersubdisi serta syarat dan ketentuan untuk pengajuannya. Baca juga artikel menarik lainnya hanya di http://www.kabarrumah.co.id

source from google

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Compare Listings

WhatsApp WhatsApp us