fbpx
click to enable zoom
Searching...
We didn't find any results
open map
View Roadmap Satellite Hybrid Terrain My Location Fullscreen Prev Next

Rp 0 to Rp 0

More Search Options
We found 0 results. View results
Advanced Search

Rp 0 to Rp 0

More Search Options
we found 0 results
Your search results

Perhatikan Ciri Ciri Tanah Untuk Membangun Perumahan

Posted by Gita Adinda on May 4, 2019
| 0

Seperti biasa, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk membangun perumahan, selain lokasi dan material, tanah pun menjadi pertimbangan. Karena untuk membangun perumahan butuh persiapan yang sangat matang sehingga hasil akhir tidak akan mengecewakan.

Berikut beberapa syarat tanah yang baik untuk dibangun perumahan

Fisik Tanah Berupa Tanah Kering

Faktor lainnya yang harus Anda perhatikan dalam mengakuisisi lahan adalah kondisi fisik tanah.

Walaupun peruntukannya memang untuk pemukiman tetapi apabila fisik tanahnya bukan berupa tanah kering maka Anda memerlukan waktu dan biaya untuk mengeringkan lokasi terlebih dahulu supaya menjadi lahan siap bangun.

Kondisi fisik lahan yang kerap ditemui adalah berupa sawah, lahan gambut, empang, rawa-rawa dan lain-lain.  

Posisi Tanahnya lebih Tinggi dari Jalan di Depannya

Selanjutnya lahan yang layak untuk diakuisisi untuk dikembangkan menjadi proyek properti adalah posisi lahan yang lebih tinggi dari jalan di depannya, sekurangnya sama tinggi.

Karena apabila lahan tersebut lebih rendah dari jalan di depannya maka lokasi rawan banjir, sekurangnya rawan terjadi genangan—limpasan air dari jalan di depannya—ketika hujan.

Apabila genangan terjadi pada saat ada konsumen yang survey lokasi, hal itu memberikan dampak jelek terhadap minat beli mereka.

Untuk mengatasi ini, Anda harus mengurug lokasi sampai ketinggian tertentu, ya tentu butuh biaya. Namun Anda tetap bisa mengakuisisi lahan yang membutuhkan pengurugan dengan syarat:

  • Harganya memang di bawah harga pasar. Artinya jika dihitung harga setelah pengurugan maka harga tanahnya masih layak.
  • Pembayaran kepada pemilik lahan bisa dengan bertahap. Artinya ada waktu tenggang pembayaran selama peroses pengurugan. Jika proses pengurugan membutuhkan waktu 6 bulan maka pembayaran tanah selanjutnya dilakukan setelah 6 bulan. Keuntungannya adalah selama proses pengurugan Anda juga bisa mengurus sertfikasi dan perijinan. Maknyus juga!.

Asalkan kondisi di atas terpenuhi, silahkan akuisisi tanah yang membutuhkan pengurugan.

Pastikan Tersedia Saluran Pembuangan

Ketersediaan saluran pembuangan merupakan komponen yang tak kalah penting untuk diperhatikan, terutama untuk lokasi yang berada di tengah pemukiman penduduk atau jauh dari sungai.

Jika Anda mengakuisisi lahan di tengah pemukiman yang tidak ada saluran pembuangannya, maka Anda membutuhkan pekerjaan dan biaya tambahan untuk membuat saluran pembuangan.

Biaya yang Anda butuhkan adalah untuk membangun salurannya dan membayar kompensasi kepada warga yang tanahnya dilewati saluran pembuangan.

Demikian juga jika Anda mengakuisisi lahan yang berada jauh dari sungai sehingga Anda harus membuat saluran pembuangan sendiri.

Dengan kondisi ini, mungkin saja saluran pembuangan yang Anda buat melewati tanah milik orang lain sehingga Anda perlu mendapatkan ijin untuk membangun saluran pembuangan tersebut.

Biasanya ijinnya tidak jauh-jauh dari pemberian uang kompensasi, sehingga cost proyek Anda menjadi bertambah.

Untuk itu sebelum mengakuisisi lahan pastikan terlebih dahulu besarnya biaya ini supaya dapat dihitung sebagai modal awal proyek.

Tersedia Jalan Akses ke Lokasi dengan Lebar Minimal 6 Meter

Penilaian kelayakan tanah selanjutnya adalah tersedianya akses ke lokasi minimal 6 meter. Kenapa 6 meter? Karena jalan dengan lebar 6 meter cukup lega untuk dilalui mobil berpapasan.

Bayangkan jika ada seorang konsumen akan melihat lokasi perumahan Anda dan masuk ke jalan yang lebarnya hanya 3 meter kemudian ketika di tengah jalan ada mobil dari arah berlawanan.

Kondisi seperti ini tentu tidak mengenakkan bagi mereka karena harus ada yang mengalah mundur.

Kejadian ini akan menjadi pengalaman pertama yang tidak mengenakkan bagi mereka yang mengalaminya. Mungkin saja mereka membatalkan rencana pembelian karena peristiwa ini.

Tentu mereka akan berfikiran bahwa kejadian seperti ini akan sering terjadi jika mereka sudah tinggal di sini.

Dari kondisi ini dapat di lihat bahwa akses yang bagus memberikan kesan pertama yang bagus pula untuk konsumen, begitu sebaliknya.  

Jalan Akses untuk Townhouse

Lain halnya untuk townhouse di tengah kota yang umumnya tidak begitu luas dan unitnya tidak terlalu banyak.

Lebar jalan yang cukup untuk satu mobilpun tidak masalah karena volume kendaraan yang melewati jalan tersebut tidak banyak sehingga kemungkinan mobil berpapasan juga kecil.

Tentu akan lebih baik lagi jika lokasinya langsung di pinggir jalan umum karena akses masuk dan keluar lokasi sudah pasti lancar. 

Dalam Radius Maksimal 5 Km Ada Pembangunan Perumahan oleh Developer Lain

Indikator kelayakan lokasi lainnya adalah adanya perumahan yang sedang dipasarkan dalam radius 4 km. Berikut keuntungannya jika ada developer lain yang sedang memasarkan perumahannya dekat lokasi Anda:

  • Mengukur respons masyarakat terhadap hadirnya perumahan di lokasi bersangkutan.
  • Mengukur daya beli masyarakat sekitar.
  • Konsumen sudah teredukasi tentang harga perumahan, sehingga Anda tidak perlu lagi meraba-raba harga.
  • Buat tipe produk yang laku dijual oleh kompetitor, baik dari segi segmentasi pasar, desain dan skema pembayaran. Intinya ATM, Amati Tiru dan Modifikasi. Jangan tiru thok ya. Contohnya jika di lokasi tipe rumah yang laku adalah rumah dengan tipe 36/90, maka Anda harus membuat produk dengan tipe seperti di atas. Jangan Anda paksakan memasarkan produk yang berbeda, seperti rumah dengan tipe 36/60.
  • Demikian juga, jangan buat produk seperti produk yang tidak laku oleh developer lain. Contohnya, jika developer lain pernah memasarkan tumah tipe 30/60 dan tidak terjual, maka Anda jangan membuat rumah tipe serupa. Karena ada daerah tertentu yang penduduknya tidak suka rumah dengan tanah yang kecil.

 Adanya Aktifitas Massal di Sekitar Lokasi

Selanjutnya lokasi yang bagus untuk dikembangkan menjadi proyek properti adalah lokasi yang ada aktifitas massal di sekitarnya seperti  kawasan industri, sekolah, kampus, rumah sakit, kantor pemerintahan, mal, pasar, angkutan umum, bank, dan lain-lain. Karena dengan adanya aktifitas massal tersebut banyak orang yang terlibat dalam jumlah besar dan merekalah calon konsumen Anda. 

Penjelasan mengenai jenis tanah ini saya dapatkan melalui beberapa sumber dari google, semoga artikel ini dapat membantu teman teman , dan juga saya berterimakasih kepada asriman.com atas pengetahuannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Compare Listings

WhatsApp WhatsApp us